Ditambahkannya juga ditahun 2018 ini, pihaknya akan meningkatkan lagi pemberdayaan TKM, karena saat ini untuk jenis pekerjaan formal seperti perusahaan sangat terbatas apalagi dalam keadaan defisit anggaran. “Untuk mengatasi keadaan seperti ini ya melalui pembentukan kelompok TKM itu” ungkap Sancoyo.
Untuk diketahui apabila ingin membentuk kelompok TKM tersebut harus memenuhi keanggotaan minimal 20 orang yang disertai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Untuk menjaga kelompok-kelompok tersebut agar tetap berjalan kami masih membimbing mereka bahkan sampai pada tahap pemasaran dan penjualan kami juga masih membantu mereka” jelas Sancoyo.
Selanjutnya berdasarkan data yang diinput oleh Disnaker, jumlah pencari kerja (Pencaker) pada tahun 2017 mencapai 2.959 orang. Dengan rincian Pencaker, pria berjumlah 2.035 orang dan wanita sebanyak 924 orang. Dari jumlah tersebut 504 orang sudah bekerja dan ada 421 orang yang datanya kami hapus karena tidak ada laporan.
Sancoyo berharap kepada masyarakat terutama kepada pemuda di kabupaten paser agar bisa lebih kreatif lagi. Pasalnya jika hanya mengharapkan pekerjaan melalui perusahaan itu sangat sulit.
“Masyarakat agar tidak lagi terlalu berharap menjadi pekerja apalagi mengharap pekerjaan dari perusahaan, tapi mari kita coba bersama-sama menciptakan suatu lapangan kerja yang mandiri dan bisa menarik masyarakat di lingkungan sendiri” Pungkasnya. (dc1217)