Kebakaran Pasar Tak Pengaruhi Harga Sembako
1 menit baca611 kali dibaca
TANA PASER – Musibah kebakaran yang menimpa Pasar Peyambolum Bolum, Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Kamis (11/1) tidak berpengaruh besar terhadap lonjakan harga bahan pokok.
Wakil Bupati Paser H Muhammad Mardikansyah saat ditemui Koran Kaltim di ruang kerjanya mengatakan, musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Senaken dikhawatirkan berpengaruh terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. “Alhamdulillah sampai saat ini harga bahan pokok yang dijual masih stabil,” tukasnya.
Mardikansyah mengatakan musibah tersebut jadi pembelajaran. Pasalnya, lokasi pasar yang semestinya hanya digunakan sebagai tempat transaksi jual beli malah dijadikan sebagai tempat tinggal serta gudang penyimpanan bahan pokok.
“Saya sangat sedih dengan terjadinya musibah tersebut, tapi disini saya juga harus mengingatkan kepada pedagang karena ada pedagang yang menjadikan pasar tersebut bukan hanya sekedar tempat bertransaksi jual beli saja, tapi juga tempat tinggal,” ujarnya.
Wabup berpesan kepada aparat serta dinas terkait agar berlaku tegas terhadap pedagang yang nakal. “Saya berharap kepada aparat serta dinas terkait agar bertindak tegas kepada pedagang yang mucil, baik itu masalah harga ataupun masalah penimbunan barang sembako. Apa lagi ada pedagang yang menjadikan pasar sebagai tempat tinggal,” pungkasnya.
Berbeda dengan yang diungkapkan seorang pemilik warung makan di Jalan RA Kartini. “Harga belanjaan naik, beras loh yang biasanya cuma Rp280.000, tapi kemaren saya beli sudah Rp 300.000. Itu untuk beras yang 25 Kg,” tutur Murni, si pemilik warung itu.
Untuk harga rempah – rempah, bagi dia masih terjangkau walaupun naik. “Kalau untuk bumbu – bumbu masak kayaknya naik tapi nggak terlalu tinggi mas, paling yaa kisaran Rp500,” imbuh Murni. (dc1217)










