Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Sabil Umar menjelaskan
Pilkada 2018 merupakan sarana mewujudkan kedaulatan rakyat, yang dilaksanakan
secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil guna menghasilkan
pemerintah negara yang demokrasi, berdasarkan pancasila dan Undang-Undang 1945.
“Kedaulatan rakyat terwujud apabila proses kedaulatan
rakyat dilaksanakan oleh para penyelenggara Pilkada Serentak 2018 yang
mempunyai intergritas, profesional dan akutabel,” ungkap AKBP Sabil Umar, Jumat
(5/1).
Ia menjelasakan pengamanan Pilkada serentak 2018 sangat
berat karena akan dampak risiko berskala nasional bahkan internasional.
Tugas berat tersebut, lanjutnya, bisa menjadikan hal yang
sebaliknya yakni menjadi ringan dan bahkan menyenangkan apabila disikapi dengan secara berpola pikir dan pola tindak
tersendiri yaitu niat yang dijiwai dengan hati nurani yang jernih, rasa
tulus dan iklas di dalam setiap langka penugasan, pengabdian yang dibebankan.
“Dari itu akan tercermin semangat juang yang tinggi,
serius dan kesungguhan dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Sabil.
Apel gelar pasukan ini juga dihadiri Dandim 0913/PPU
Letkol Czi Dwi Imam Subagyo, Sekertaris Daerah Tohar serta Ketua Komisi
Pemilihan Umum PPU Feri Mei Efendi. (*)
Penulis : Erwin
Editor :
Supiansyah