“Harapan kami semua ASN dan THL, clean and clear, ini juga merupakan tidak lanjut dari himbauan Presiden RI Joko Widodo untuk perang terhadap narkoba karena darurat dalam kategori darurat,” ujar Herlambang juga pejabat di Sekretariat Kabupaten PPU, Selasa (2/1).
Sekretaris Daerah Tohar, Asisten II Ahmad Usman dan sejumlah pejabat lainnya tak lepas dari tes urine ini. Menurut Herlambang, ke depannya kegiatan tersebut akan dilanjutkan di beberapa satuan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebelum digelar di Setkab, terlebih dahulu telah dilakukan tes urine di beberapa instansi, yakni, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan dan Dinas Perizinan.
“Dari 4 instansi sebelumnya sudah terdapat 7 orang yang positif, untuk tindakannya itu, kalau THL maka keputusannya akan dikembalikan ke SKPD masing-masing, kalau ASN akan dilakukan pembinaan,” paparnya.
Tohar menjelaskan, jika terdapat pegawai positif menggunakan narkoba akan dilakukan pembinaan serta melakukan pemantauan khusus agar tidak lagi menggunakan obat berbahaya tersebut. “Akan menjadi catatan penting kami jika ada yang menggunakan, itu akan dipantau agar tidak mengulangi perbuatan yang sama, paling tidak dilakukan rehabilitasi,” pungkas Tohar. (wn1017)