Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan Avanza mengalami kerusakan cukup parah. Informasi yang diperoleh Korankaltim.com di lokasi, Toyota Avanza bernomor polisi KT 1198 NZ melaju dari arah Jembatan Flyover Jalan Ir H Juanda menuju Jalan AW Syahranie.
Pada saat bersamaan, mobil patroli Beat 6 Polresta Samarinda keluar dari kawasan Folder Air Hitam dan melintas di lokasi kejadian.
Benturan pun tak terhindarkan hingga mengakibatkan bagian depan Avanza ringsek, sementara mobil patroli mengalami kerusakan pada sisi kanan belakang.
Tono, saksi di lokasi kejadian mengatakan, Avanza melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tabrakan terjadi namun ia tidak dapat memastikan apakah pengemudi sempat melakukan pengereman.
"Mobil Avanza itu dari arah flyover menuju Jalan AW Syahranie. Mobil patroli keluar dari Folder Air Hitam.
Kalau sempat ngerem atau tidak saya kurang tahu, tapi kelihatannya Avanza itu lajunya cukup kencang," kata Tono.
Pamapta III Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono mengatakan, informasi awal dari pengemudi menyebutkan rem kendaraan diduga blong sehingga mobil tidak dapat dikendalikan.
"Informasi yang kami dapat dari pengemudi, rem kendaraan diduga blong sehingga mobil tidak dapat dikendalikan dan kemudian menabrak mobil patroli Beat 6 Polresta Samarinda yang sedang melintas," kata Sofian.
Sofian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi Avanza bersama istri dan anaknya selamat, begitu pula anggota kepolisian yang berada di mobil patroli. Petugas juga menemukan sebilah parang di dalam Avanza.
Menurut pengemudi, senjata tajam itu digunakan untuk keperluan berkebun. Usai olah TKP, kedua kendaraan dievakuasi dan kasusnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda.
"Penyebab pasti kecelakaan masih didalami Unit Laka Lantas. Kami akan memeriksa kondisi teknis kendaraan serta meminta keterangan para saksi untuk melengkapi proses penyelidikan," pungkas Sofian.
Editor: Aspian Nur