Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan aksi kebut-kebutan dan balap liar hingga kini masih menjadi salah satu kerawanan lalu lintas di sejumlah wilayah Kukar.
Keselamatan di jalan raya dinilai bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama termasuk lingkungan keluarga.
“Kami sangat berharap orang tua lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar. Jadikan momen OPM ini untuk membangun disiplin dan menyadari keselamatan adalah yang utama,” ujar Fandoli, Minggu (7/6/2026).
Untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas, aparat gabungan kepolisian akan disebar ke sejumlah kecamatan di luar pusat Kota Tenggarong guna melaksanakan razia stasioner.
Ahmad Fandoli juga mengatakan penentuan titik razia dilakukan berdasarkan peta kerawanan kecelakaan serta tingkat pelanggaran lalu lintas yang dievaluasi secara berkala.
Dalam Operasi Patuh Mahakam 2026, sistem penegakan hukum akan mengombinasikan penggunaan teknologi dan tindakan langsung di lapangan. Pola penindakan terdiri atas 60 persen berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 30 persen tilang manual terhadap pelanggaran kasat mata yang membahayakan, serta 10 persen berupa edukasi preventif kepada masyarakat.
Melalui operasi tersebut, Polres Kukar berharap dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus menumbuhkan budaya berkendara yang lebih disiplin di tengah masyarakat.
Editor: Erwin