Langkah kolaboratif ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba (Bersinar).
Upaya preventif ini diwujudkan melalui serangkaian program kerja sama yang komprehensif, meliputi pencegahan dini hingga pengawasan ketat.
"Sinergi ini tujuannya untuk memutus rantai peredaran barang haram sekaligus memberikan edukasi berkelanjutan," kata Kelapa Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong Riva Dilyanti Kamis (28/5/2026).
Pelaksanaan razia blok hunian nantinya akan dilakukan secara berkala. Mereka juga akan melakukan pemeriksaan rutin bagi petugas Lapas maupun warga binaan perempuan. "Kami juga ada edukasi dampak buruk narkotika terhadap kesehatan dan hukum," sebut Riva.
Lapas akan menggelar pelatihan khusus bagi sipir dalam mendeteksi modus penyelundupan baru. "Kami tegaskan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkotika," ucapnya.
Kerja sama dengan BNNK Kukar diharapkan dapat mempersempit celah masuknya barang terlarang melalui pengawasan pintu utama yang lebih ketat serta optimalisasi penggeledehan barang titipan pengunjung.
Melalui langkah masif ini Lapas Perempuan Tenggarong dan BNNK Kukar optimistis dapat mewujudkan ketertiban dan keamanan yang kondusif, sekaligus memastikan proses rehabilitasi dan pembinaan kemandirian warga binaan berjalan dengan maksimal tanpa kontaminasi narkoba.
Editor: Aspian Nur