Menurut pengakuan warga Jalan Gunung Belah, Dani (30). Para pelaku pencurian hanya membutuhkan waktu hitungan menit untuk menggasak komponen vital tersebut. Posisi aki pada mayoritas motor matic keluaran terbaru yang terletak di bagian dek bawah atau cover depan dinilai mudah diakses hanya dengan modal obeng atau alat pencongkel sederhana.
“Kejadiannya cepat sekali, motor diparkir di depan rumah dalam kondisi pagar tertutup. Pas subuh mau dipakai kerja, kelistrikan motor mati total. Saat dicek bagian penutup akinya sudah renggang dibongkar, dan akinya hilang,” ujar Dani, Minggu (24/5/2026).
Aksi maling ini diketahui terjadi pada Minggu, (24/5/2026), pukul 03.00 WITA. Beruntung dalam kejadian ini, kendaraan jenis Honda Beat tersebut tidak dibawa kabur oleh terduga pelaku. “Motor itu memang tak pernah dimasukkan ke rumah dan untuk keamanannya selalu saya rantai,” ungkapnya.
Kerugian yang dialami tidak hanya berupa kehilangan komponen utama kendaraan senilai ratusan ribu rupiah, melainkan juga kerusakan fisik pada bagian body atau dasbor motor akibat dipaksa buka secara kasar oleh pelaku.
Percobaan pencurian aki ini sebelumnya juga terjadi di wilayah yang sama di Jalan Gunung Belah pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 19.44 WITA, terduga pelaku menyasar toko sekaligus tempat fotokopi saat pemilik menjalankan ibadah salat Isya. Pria berbadan gempal mengendarai Honda Beat, melarikan diri setelah kesulitan membongkar bagian dek bawah motor korban.
Menanggapi keluhan itu, Polsek Tenggarong, Iptu Makmur Jaya mengimbau agar pemilik kendaraan meningkatkan kewaspadaan.
Dirinya menyarankan warga untuk tidak memarkirkan kendaraan di tempat yang gelap, sepi, atau tanpa pengawasan dalam waktu lama.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mengamankan kendaraannya. Jika memungkinkan, tambahkan kunci pengaman ganda atau parkirkan di area yang terpantau kamera pengawas (CCTV),” ungkap Iptu Makmur Jaya.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta warga yang menjadi korban untuk segera melapor secara resmi ke Polsek terdekat atau melalui kontak aduan Polres Kukar agar titik-titik rawan dapat segera dipetakan oleh Tim Opsnal untuk dilakukan patroli intensif.
Editor: Erwin