Pemilik toko Rohani mengaku, mengetahui kebakaran setelah mendengar suara mencurigakan dari bagian atas bangunan. Saat kejadian, dirinya sedang berada di lantai bawah rumah.
“Dari atas bunyinya. Saya kan masih tidur, terus ada bunyi-bunyi dari atas,” kata Rohani kepada Korankaltim.com saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Rohani, api tiba-tiba membesar di lantai dua yang selama ini digunakan sebagai kamar. Biasanya ada anggota keluarga yang tidur di lantai atas, namun saat kejadian sedang tidak berada di rumah karena sekolah. “Saya tidak tahu api dari mana. Tiba-tiba besar saja diatas,” papar.
Sebelumnya pernah terjadi kebakaran kecil di bagian bawah bangunan, namun sudah cukup lama berlalu. Saat ditanya kemungkinan adanya kompor di lantai dua, Rohani memastikan tidak ada aktivitas memasak di ruangan tersebut. “Tidak ada kompor diatas, itu kamar saja,” jelas Rohani.
Sementara Kasi Operasional dan Komunikasi Disdamkarmat Kota Samarinda Rinjani Kusuma menambahkan, mereka menerima laporan sekitar jam satu siang dan langsung mengerahkan dua unit armada pemadam ke lokasi. “Yang terbakar rumah dengan toko. Kebetulan bangunan beton dua lantai dan titik api berada di lantai dua,” kata Rinjani.
Terkait dugaan penyebab kebakaran, Rinjani menyebut sementara mengarah pada korsleting listrik. “Kalau dilihat sementara sih konsleting listrik, nanti tunggu investigasi dari kepolisian,” ucapnya.
Editor: Aspian Nur