Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin (27/4/2026) dini hari. Korban menyebutkan, sekitar pukul 01.00 WITA penghuni rumah masih terjaga, namun tidak mendengar aktivitas mencurigakan di sekitar kendaraan.
Kejadian baru diketahui pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WITA. Saat memeriksa area luar rumah, korban menemukan seutas tali terikat di pagar yang sebelumnya tidak ada. Tali tersebut diduga digunakan pelaku sebagai penanda rumah yang menjadi target.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, batang knalpot mobil food truck milik korban diketahui telah dilepas dan dibawa kabur.
Modus penandaan rumah menggunakan tali ini patut diwaspadai sebagai indikasi awal potensi tindak kriminal.
Warga berharap aparat penegak hukum segera bertindak untuk mengungkap pelaku, mengingat aksi pencurian knalpot dinilai meresahkan dan mengganggu keamanan lingkungan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Muara Jawa, Aiptu Subhan Sunu, menyatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pencurian komponen kendaraan tersebut.
Meski belum ada laporan formal, kepolisian tetap memberi perhatian terhadap informasi yang beredar. Ia menegaskan, jika laporan masuk, pihaknya akan segera melakukan langkah penyelidikan.
“Kalau ada laporan, pasti kita lidik. Kita cari informasi di mana hilangnya dan kapan kejadiannya. Penyelidikan akan dilakukan seperti prosedur biasa,” ujarnya.
Terkait modus operandi, pihak kepolisian menduga para pelaku beraksi pada waktu rawan seperti tengah malam atau subuh. Bahkan, ada indikasi pelaku memberikan tanda khusus di rumah sasaran sebagai kode.
Sebagai langkah antisipasi dan penanganan, Polsek Muara Jawa telah merencanakan beberapa tindakan konkret seperti menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk turun ke lapangan dan mengimbau warga agar lebih waspada.
Pihaknya juga mendorong warga untuk kembali menghidupkan kegiatan ronda malam. Berdasarkan evaluasi, wilayah yang rutin melaksanakan ronda cenderung lebih aman dari aksi pencurian.
“Untuk warga yang menjadi korban atau melihat gerak-gerik mencurigakan diminta untuk segera melapor ke petugas piket atau melalui Bhabinkamtibmas agar kami memiliki dasar untuk bertindak,” ungkapnya.
Dirinya menegaskan, akan menyisir wilayah-wilayah yang dianggap rawan, terutama pada jam-jam kecil guna mempersempit ruang gerak pelaku.
“Kami ingatkan masyarakat agar tidak abai terhadap keamanan lingkungan sekitar. Kerja sama antara warga dan pihak kepolisian menjadi kunci utama dalam memutus rantai pencurian spesialis katalis knalpot yang kini diduga mulai menyasar wilayah pesisir,” tegasnya.
Editor: Erwin