Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda pun menurunkan personel dan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan yang kerap mengular hingga ruas jalan sekitar.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, mengatakan penempatan personel telah dilakukan sejak terjadi peningkatan volume kendaraan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan depan SMP Negeri 10 Samarinda, yang merupakan jalur utama menuju Big Mall.
“Kami sudah menempatkan personel untuk mengatur arus di lapangan, khususnya di depan SMPN 10. Selain pengaturan, rekayasa lalu lintas juga kami terapkan agar antrean bisa terurai,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, kemacetan tidak terhindarkan karena akses masuk mal tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang datang bersamaan. Jumlah gate yang terbatas memicu antrean panjang hingga mengular ke Jalan Slamet Riyadi.
“Antrean panjang terjadi karena banyaknya warga yang ingin masuk ke Big Mall. Dengan akses yang terbatas, dampaknya langsung terasa ke ruas jalan sekitarnya,” jelas La Ode.
Untuk mengatasi potensi kepadatan yang lebih parah, terutama pada malam hari dan akhir pekan, kepolisian menambah personel di beberapa titik strategis seperti depan Big Mall, SMPN 10, dan Simpang Jembatan Mahakam I.
“Petugas kami akan tetap siaga di titik-titik tersebut karena itu jalur yang paling sering mengalami penumpukan,” tegasnya.
Ia memastikan sejauh ini peningkatan arus kendaraan masih terpusat di kawasan perbelanjaan, sementara lokasi wisata lain di Samarinda belum menunjukkan lonjakan berarti.
Editor: Erwin