Itu setelah seorang remaja laki-laki diduga mencuri dompet milik kepala toko dengan cara menyamar sebagai perempuan dan masuk ke mess karyawan yang berada di lantai dua bangunan toko kawasan tersebut.
Anak laki-laki berusia 15 tahun itu diketahui naik kearea mess yang digunakan sebagai tempat tinggal sementara karyawan Alfamart dan sempat membuat panik karyawan karena dilakukan saat toko masih beroperasi.
Yudigus, Kepala Toko Alfamart mengaku awalnya tidak menaruh curiga ketika remaja itu masuk ke kamarnya. “Saya kaget karena dia langsung masuk. Saat ditanya, dia mengaku keluarganya bekerja di bawah, padahal setahu saya tidak ada karyawan perempuan,” kata Yudi kepada Korankaltim.com.
Merasa ada yang janggal, Yudi kemudian memeriksa barang-barang pribadinya dan mendapati dompet miliknya telah hilang sementara pelaku langsung melarikan diri.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera mengamankan remaja itu tidak jauh dari lokasi dan melaporkannya ke polisi.
Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Rifqi Sactio mengakui adanya kejadian dan menjelaskan kalau pelaku mengambil sebuah dompet berisi uang tunai dan kartu penting milik Yudigus.
“Pelaku mengaku melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi dan ingin pulang ke Tenggarong, namun tidak memiliki ongkos,” jelasnya.
Saat ini pelaku telah diserahkan ke Polsek Samarinda Ulu untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku bagi anak berhadapan dengan hukum.
Editor: Aspian Nur