Korban Laka Air di Kembang Janggut Ditemukan Tak Bernyawa, Tersangkut di Gumpalan Gulma
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Setelah tiga hari pencarian ditengah derasnya arus Sungai Belayan, A, pria berusia 58 tahun yang jadi korban kecelakaan air di Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara ditemukan meninggal dunia pada Jumat (16/1/2026) pagi tadi.
Jasad A pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WITA. Lokasi penemuan ini berada cukup jauh sekitar kurang lebih 27 kilometer dari titik awal terjadinya tabrakan antara perahu ces korban dengan kapal LCT.
Warga yang melihat adanya jasad mengapung di gumpalan gulma dan segera melakukan evakuasi mandiri sambil menunggu Tim SAR gabungan yang berada di sekitar lokasi datang ke lokasi.
"Korban sudah ditemukan pagi tadi. Tim segera bergerak untuk membantu proses evakuasi dan memastikan identitas korban," kata Komandan Tim SAR Gabungan, Nur Ngalim pada Jumat (16/1/2026).
Jasad A langsung dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani prosedur medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian yang melibatkan puluhan tim gabungan lintas instansi di tengah kondisi banjir yang melanda wilayah hulu.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (13/1/26) subuh. Saat itu, Asedang membantu menyeberangkan seorang karyawan PT BSS berinisial I, pemuda berusia 21 tahun Namun di tengah sungai, perahu motor jenis ces yang mereka tumpangi terlibat tabrakan dengan kapal LCT yang sedang melintas.
I berhasil menyelamatkan diri, sementara Aterseret arus dan hilang selama tiga hari hingga ditemukan pagi ini.
Editor Aspian Nur









