Dua pelaku masing-masing berinisial T (27) dan IR (31) ditangkap beberapa jam setelah menjalankan aksinya.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban terbangun sekitar pukul 04.00 Wita karena mendengar suara pintu terbuka.
“Saat keluar untuk memeriksa, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di halaman belakang kos ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (10/11/2025)
Lanjutnya, kendaraan jenis Honda Scoopy warna biru putih dengan nomor polisi KT 2861 BAG itu sebelumnya diparkir dalam keadaan kunci dicabut, namun tidak dikunci setang.
Setelah itu, korban kemudian melapor ke Polresta Samarinda setelah menyadari motornya hilang dan melaporkan ke kepolisian. Setelah laporan diterima, Unit Jatanras pun langsung melakukan penyelidikan.
“Dari hasil pengembangan di lapangan, anggota berhasil mengidentifikasi dua terduga pelaku dan menangkap mereka di kawasan Mangkupalas, Samarinda Seberang,” jelasnya.
Ia menambahkan kedua pelaku yakni T dan IR merupakan warga Lempake, Samarinda Utara. Mereka kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan dan karyawan swasta.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Honda Scoopy warna biru putih dengan nomor rangka MH1JFW115GK766974 dan nomor mesin JFW1E-1763198.
“Barang bukti sudah kami amankan di Mapolresta Samarinda untuk proses penyidikan lebih lanjut,” terangnya.
Terkait modus pencurian tersebut, AKP Agus Setyawan menjelaskan aksi kedua pelaku dilakukan dengan cara yang cukup terencana. Salah satu pelaku, yakni IR, lebih dulu menyusup ke dalam kamar kos korban setelah mengetahui pintu tidak terkunci.
Dari dalam kamar, pelaku mengambil kunci kontak motor yang diletakkan di atas meja tanpa menimbulkan kecurigaan.
“Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang saat itu sedang tertidur lelap dan meninggalkan pintu kamar dalam keadaan terbuka,” ujar Agus.
Sementara itu, rekannya T berperan sebagai pengawas di luar kamar untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman. Setelah mendapatkan kunci motor, keduanya segera menuju halaman belakang tempat kendaraan diparkir. Tanpa menunggu lama, motor langsung dibawa kabur ke arah Samarinda Seberang.
“Begitu kunci motor di tangan, mereka bergerak cepat meninggalkan lokasi. Tugasnya sudah diatur, satu ambil kunci, satu lagi pantau situasi,” jelasnya.
Ia menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah keduanya terlibat dalam kasus curanmor lain.
“Kami akan terus kembangkan kasus ini dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan selalu mengunci ganda kendaraannya,” tutupnya.
Editor: Erwin