Pasalnya, saat ini di Polresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, ada Patroli, Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Terpadu (Pamapta) yang mulai mulai dijalankan dengan tujuan sederhana, agar setiap laporan masuk bisa langsung direspons tanpa harus menunggu berjam-jam.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan, pembentukan Pamapta merupakan bentuk penyempurnaan sistem pelayanan di kepolisian. Tujuannya agar kehadiran polisi di lapangan benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Pamapta ini kami bentuk untuk memastikan polisi hadir lebih cepat di setiap kejadian. Tidak hanya mencatat laporan, tapi langsung datang membantu,” ujar Hendri saat launching Pamapta Senin (20/10/2025) hari ini.
Pamapta terdiri dari tiga perwira pertama dan lima anggota unit pendukung yang bertugas selama 12 jam. Mereka membawahi seluruh piket fungsi di Polresta seperti Reskrim, Resnarkoba, Intelkam, Binmas hingga Propam. Dengan struktur ini, setiap laporan yang masuk dapat langsung diteruskan ke fungsi terkait untuk penanganan cepat.
Konsep dasar Pamapta adalah police presence, kehadiran polisi yang nyata di tengah masyarakat. Selama ini masyarakat kerap mengeluhkan lambatnya kehadiran polisi di lokasi kejadian. “Selama ini yang paling sering dikeluhkan bukan soal penyelidikan, tapi polisi datangnya lambat. Dengan Pamapta, laporan apa pun wajib segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Dalam praktiknya, Pamapta tidak hanya menerima laporan, tetapi juga langsung turun ke lapangan bersama tim pendukung. Hendri mencontohkan, pada kasus kebakaran, Pamapta akan hadir membawa Inafis dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran. “Pamapta bukan tim administratif. Mereka adalah garda terdepan yang mengambil langkah pertama di lapangan,” sebut Hendri.
Diharapkan keberadaan Pamapta dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ia menilai, masyarakat harus kembali merasa bahwa polisi adalah pelindung dan penolong dalam setiap situasi darurat.
“Kami ingin masyarakat tahu, begitu mereka melapor, polisi pasti datang. Itu bentuk pelayanan yang ingin kami wujudkan,” tutup Hendri.
Editor: Aspian Nur