Kapolsekta Samarinda Kota AKP Kadiyo pun membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut. Menurutnya, insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita di area parkir sebuah pub dan karaoke populer di kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang digali aparat kepolisian, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku tidak sengaja bersenggolan saat sama-sama hendak meninggalkan lokasi hiburan.
“Awalnya hanya senggolan kecil, tapi keduanya sama-sama tersinggung. Dari situ kemudian terjadi percekcokan,” ujarnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Jumat (10/10/2025).
Pertikaian kecil itu kemudian memanas meski petugas keamanan di tempat hiburan malam telah turun tangan untuk menenangkan kedua belah pihak. Tak berselang lama, pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam yang dibawanya.
“Petugas keamanan di sana sudah coba melerai, tapi pelaku tampak emosi dan kembali menghampiri korban,” lanjut kadiyo
Tusukan benda tajam mengenai bahu kiri serta kepala korban hingga membuatnya roboh berlumuran darah.
Warga dan petugas keamanan pun segera mengevakuasi korban ke RS Dirgahayu Samarinda.
Sementara itu, pelaku melarikan diri dari tempat kejadian, meski akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
“Begitu laporan masuk, personel segera bergerak menuju tempat kejadian, meminta keterangan saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta mengamankan sejumlah barang bukti,” ujarnya.
Tak sampai sehari, pelaku yang melakukan penusukan diamankan oleh pihak kepolisian.
“Pelaku berhasil kami amankan hanya beberapa jam setelah kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keributan diduga dipicu kesalahpahaman antara dua pengunjung yang sama-sama dalam pengaruh alkohol,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, kepala dan bahu korban mengalami luka tusuk akibat pertikaian, serta bahu kiri mengalami luka goresan ringan.
“Korban kini mendapat perawatan intensif di RS Dirgahayu. Kondisinya berangsur pulih, dan kami telah mengambil keterangannya untuk memperjelas kronologi kejadian,” pungkasnya.
Editor: Erwin