Polisi telah membuka penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran. Beberapa pihak yang dianggap mengetahui kejadian akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang relevan, yang mungkin mengetahui atau bisa menjelaskan penyebab kebakaran,” kata Dicky kepada awak media, Sabtu (19/7/2025).
Dicky menyebutkan titik api pada kebakaran kali ini berada di lokasi berbeda dari insiden sebelumnya. Setidaknya lima tenant yang mayoritas merupakan toko pakaian, dilaporkan terdampak.
“Lokasinya berbeda, ada beberapa tenant yang terdampak, terutama tenant baju,” tambahnya.
Dalam penyelidikan ini, pihak Polresta Samarinda juga akan melibatkan kembali tim dari Labfor untuk menelusuri secara ilmiah titik awal munculnya api.
“Sebagaimana SOP, kita akan kembali memanggil tim Labfor. Mereka yang nanti akan menentukan titik awal api dan penyebabnya,” jelas Dicky lagi.
Terkait dengan hasil pemeriksaan Labfor dari kasus kebakaran sebelumnya, Dicky menyebutkan hasilnya masih dalam proses dan akan segera disampaikan ke publik jika sudah diterima.
“Hasil dari Labfor yang kemarin belum keluar. Kalau sudah, pasti akan kami sampaikan ke media,” pungkasnya.
Editor Aspian Nur