Seorang anak berusia enam tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai yang berada di belakang rumahnya Senin (19/5/2025) sore kemarin pukul 15.00 WITA setelah sebelumnya diketahui memancing ikan bersama kakaknya .
Kapolsek Sanga-Sanga AKP Muhamad Zulhijah menjelaskan, anak tersebut awalnya memancing di tepi sungai bersama kakaknya, namun sang kakak harus pulang untuk mengikuti kegiatan mengaji, sehingga adiknya ditinggal sendirian.
“Saat kakaknya pulang dari mengaji ia mencari adiknya namun tidak menemukannya di lokasi. Kakaknya itu langsung melapor kepada orangtuanya kalau sang adik hilang,” jelas Zulhijah kepada Korankaltim.com Selasa (20/5/2025) pagi ini.
Pencarian pun dilakukan oleh keluarga dibantu warga sekitar. Sekitar pukul 16.30 WITA, si anak ditemukan di dasar sungai dalam kondisi sudah tak bernyawa, tidak jauh dari tempat ia memancing sebelumnya.
Area sungai tempat kejadian diketahui berada sangat dekat dengan permukiman warga. Sayangnya tidak terdapat pagar pembatas atau tanda peringatan di lokasi tersebut menjadikannya rawan terhadap kecelakaan, khususnya bagi anak-anak.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan penting tentang perlunya pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di area yang memiliki potensi bahaya.
“Kami mengimbau kepada seluruh orangtua dan masyarakat untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di sekitar sungai, danau, atau area berbahaya lainnya. Tetap waspada dan utamakan keselamatan,” pungkas Zulhijah
Editor Aspian Nur