Pelaku dan korban baru saja berkenalan setelah diperkenalkan oleh teman mereka di sebuah arena biliar. Tidak lama setelah itu, pelaku mengajak korban ke rumahnya.
Setiba dirumah, pelaku diduga langsung melakukan tindakan tidak senonoh dengan memegang kedua payudara korban. Merasa dilecehkan, korban marah dan segera pergi meninggalkan tempat tersebut.
Atas kejadian tersebut, ia pun memberitahu orang tuanya, dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Seberang guna proses hukum lebih lanjut.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Seberang AKP Baihaki mengatakan pasca menerima laporan terkait dengan dugaan pelecehan terhadap anak dibawah umur, pihaknya langsung memerintahkan anggota melakukan penyelidikan.
“Pasca terima laporan, anggota kami langsung melakukan penyelidikan, dan mengamankan tersangka saat itu juga,” ucapnya, Minggu (16/3/2025) hari ini.
Setelah diamankan pelaku diintrogasi petugas dan mengakui perbuatan pelecehan yang dilakukanya kepada remaja tersebut. Namun, ia tegaskan tidak melakukan aksi persetubuhan kepada korbannya.
Saat melakukan perbuatan senonohnya itu, pelaku melakukan pengancaman dengan menggunakan sebilah senjata tajam (Sajam) jenis pisau dapur.
“Jadi saat melakukan itu, korban sempat dicekik, kemudian diancam dengan Sajam oleh pelaku,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa keduanya ini baru saja saling kenal, mereka bertemu di arena biliar, dan disitu dikenalkan oleh rekan mereka. “Korban dan pelaku baru saja saling kenal,” singkatnya.
Editor: Erwin