Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH menyebut api berhasil dipadamkan satu jam 10 menit setelah musibah terjadi.
“Ada 11 mobil pemadam kebakaran dan 20 mesin portabel dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan bangunan utama dan berdampak pada dua bangunan di sekitarnya,” kata Hendra.
Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini karena lokasi tersebut dalam keadaan kosong.
Dugaan sementara kebakaran dipicu arus pendek listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan pihak kepolisian. Disdamkar kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dipicu oleh arus pendek listrik.
“Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik di rumah dan tempat usaha sangat dianjurkan untuk mencegah insiden serupa di masa depan,” sebut Hendra.
Editor Aspian Nur