Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan saat dikonfirmasi. "Kami sudah mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, mulai dari yang menemukan pertama kali sampai warga sekitar," katanya Senin (28/10/2024) sore tadi.
Mereka juga mencari petunjuk di lokasi berupa rekaman CCTV disekitar tempat penemuan bayi kemungkinan pelaku terekam saat meletakkan bayi tersebut. "Tetapi kalau di langgar tidak ada CCTV yang arah luar, hanya yang ke arah dalam. Makanya kami mencari CCTV sekitar yang kemungkinan bisa merekam pelaku," sebutnya.
"Masih kami dalami lagi dan rencana akan keliling mengecek di bidan sekitar atau rumah sakit apakah ada yang mengetahui siapa orang yang melahirkan bayi dengan foto tersebut," jelas Wawan.
Bayi yang ditemukan itu hingga saat ini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. "Masih dirawat di rumah sakit, untuk kondisinya Alhamdulillah sehat," ucap Wawan.
Sudah ada ada warga yang hendak mengadopsi bayi mungil itu, tetapi tentunya harus melalui prosedur yang ada. "Sudah banyak yang mau adopsi, tetapi kan harus sesuai dengan prosedur, tidak asal adopsi," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Hasan menemukan bayi yang berada dalam kardus, berbalut handuk warna hijau saat hendak mengambil air wudhu sebelum menunaikan ibadah Dzuhur di Langgar Annidhol.
Saat itu pria 74 tahun itu melihat kardus dan terkejut karena didalamnya berisi bayi. Hal itu langsung dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan kepada pihak berwenang.
Editor: Aspian Nur