Marbot atau penjaga Masjid Baitul Aman Ahmad Junaidi mengatakan, aksi pencurian itu baru diketahui saat dirinya selesai mandi.
Junaidi mendapati kontak infaq masjid berada di bawah wastafel toilet masjid.
"Pas setengah enam saya datang kesini, saya curiga pas kebelakang di wastafel situ, ada keset, pas saya angkat keset nya ternyata ada kotak infaq masjid," kata Junaidi kepada Korankaltim.com, Selasa (13/2/2024).
Kotak infaq tersebut dalam kondisi rusak dan di dalamnua hanya tersisa selembar uang dua ribu rupiah. Junaidi pun segera memeriksa CCTV masjid
"Total ada 20 CCTV disini, saya langsung cek ternyata benar ada yang mencuri kotak infaq itu," ujarnya.
Dalam rekaman CCTV terlihat seorang pria berperawakan gempal turun dari sebuah city car yang diparkirkan diseberang Masjid Baitul Aman. Pria berambut cepak itu kemudian masuk kedalam masjid dan salat bersama dua orang lainnya. Namun, belum selesai salat, pria berpakaian serba hitam itu tiba-tiba berjalan kesamping mengarah ke kotak infaq.
"Ketika yg dua ini fokus salat, dia langsung berhenti langsung nenteng kotak infaq ini ke toilet masjid, di toilet situ dia eksekusi dibongkar sama dia," ungkap Junaidi.
Pria tersebut kemudian berjalan keluar dan masuk kedalam sebuah city car bewarna putih. "Gak keliatan plat mobil nya berapa, pas dizoom pecah. Dia parkir diseberang masjid soalnya," kata dia.
Aksi pencurian kotak infaq di Masjid Baitul Aman bukan lah kali pertama. Aksi pencurian tersebut telah berulang kali terjadi. "Sudah laporan, begitu kejadian saya koordinasi dan buat laporan di Polres," imbuhnya.
Terpisah Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto mengatakan bahwa kasus pencurian kotak infaq tersebut telah ditangani kepolisian. "Masih kita cari, nanti kalau informasinya sudah tergali kita akan sampaikan," pungkas Anton.
Editor: Aspian Nur