Kepulan asal hitam tebal membumbung tinggi di kawasan yang padat pemukiman tersebut. Si jago merah melahap rumah warga yang rata-rata bermaterial kayu tersebut. Sontak, kejadian itu pun membuat heboh warga sekitar, lantaran kobaran api dengan cepat menyebar ke bangunan satu dan lainnya.
Bahkan sempat terjadi tarik menarik selang antara petugas dan warga karena panik. Hingga pukul 17.45 WITA kobaran api pun berhasil dikuasai oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) dibantu dengan satuan relawan Kota Tepian.
Menurut keterangan Ketua RT 14 Kasgul Pamungkas mengatakan, awalnya ia mendapatkan informasi dari rekannya, bahwa salah satu rumah warganya di RT 14 dilahap api. "Iya teman saya informasikan asap dari rumah Nur, jadi saya langsung ke lokasi dan meminta warga tidak panik, sambil menunggu petugas pemadam," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (15/11/2023) hari ini.
Ditanya terkait dengan penyebab kebakaran tersebut, dari informasi yang ia terima berasal dari salah satu rumah warga, yang saat itu ada aktivitas memasak. "Informasinya itu dari dapur dan aktivitas memasak," sebutnya.
Kembali disinggung soal total bangunan yang dilahap api ia menyebutkan untuk RT 14 terdapat tiga rumah dan RT 21 empat rumah. "Totalnya ada tujuh rumah, yang terbakar," singkatnya.
Sementara itu, Kepala Disdamkar Kota Samarinda Hendra AH melalui Humas Heri Suhendra mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan telah terjadi musibah kebakaran di kawasan Kampung Ketupat. "Posko terdekat langsung diluncurkan, dengan dibantu teman-teman relawan," tuturnya.
Upaya pemadaman sendiri berlangsung selama kurang lebih satu jam. "Api dikuasai kurang lebih satu jam, kalau kendala, akses jalan sempit dan banyak warga yang menonton," terangnya.
Ditanya soal dugaan penyebab kebakaran itu, Heri belum mengetahui pasti, lantaran informasi masih simpang siur. "Belum tahu pasti, ada yang bilang korsleting listrik, ada juga karena aktivitas memasak. Jadi, pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin