Otak mesum pria berusia 52 tahun itu membuatnya melakukan perbuatan tak senonoh kepada seorang bocah perempuan dan ironis, karena aksi asusila itu dilakukannya di sebuah masjid.
Cerita berawal pada Minggu (15/10/2023) dua pekan lalu, saat si bocah perempuan diantar pulang oleh seseorang tak dikenal sembari menangis.
Merasa heran, ibu si bocah pun bertanya kepada anaknya yang menangis dan terlihat ketakutan. Sambil tersedu-sedu bocah delapan tahun itu pun menceritakan kalau dirinya dikejar seorang pria setengah abad yang meminta dirinya untuk melakukan oral seks di toilet sebuah masjid di kawasan Sungai Kunjang, Samarinda.
Tentu saja hal itu membuat sang ibu marah dan meminta tetangganya untuk menemaninya ke masjid yang dimaksud. Di tempat ibadah umat muslim itu mereka bertemu dengan seorang pria yang diduga pelaku dan saat diinterogasi mengakui perbuatan tak senonoh itu.
Mendengar pengakuan pria yang pantas dipanggil kakek itu, orangtua korban pun langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolsek Sungai Kunjang.
"Saat kami terima laporan itu, langsung ditindaklanjuti anggota," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin Rabu (25/10/2023) kemarin.
Setelah dilakukan pencarian, si pria setengah abad berhasil diamankan sepekan kemudian, tepatnya pada hari Minggu (22/10/2023) di kediamannya di kawasan Sungai Kunjang. "Pelaku kami amankan di rumahnya," singkatnya.
Dari hasil penyelidikan terungkap pria itu sudah mencabuli korban tiga kali, dua kali di masjid dan sekali di rumah kosong. (*/kk)
Editor: Aspian Nur