Menurut keterangan saksi, Sona (38) seorang tukang, saat itu dirinya sedang bekerja di atas atap dan tiba-tiba melihat kepulan asap. "Tetapi, tidak tahu itu asap apa, jadi saya langsung kasih tahu teman-teman tukang yang lain, ternyata rumah yang terbakar, kemudian langsung hubungi petugas pemadam kebakaran," ungkapnya.
Pihaknya bersama dengan warga sekitarpun ramai-ramai langsung melakukan upaya penanganan awal untuk memadamkan api. "Kami naik ke atas (lantai dua), untuk memadamkan api, dengan peralatan seadanya," ujarnya.
Kemudian, ia bersama warga bermaksud membangunkan penghuni rumah, tetapi ternyata pintu terkunci. "Jadi, kami dobrak pintunya, orang di dalam lagi tertidur, setelah itu kami sama warga bantu penghuninya suruh keluar dan menyelamatkan barang-barang berharganya," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan, pasca mendapatkan laporan tersebut, unit posko terdekat langsung diluncurkan, dibantu dengan PMK swasta serta relawan.
"Upaya pemadaman kurang lebih kurang dari satu jam (45 menit), kalau kendala memang akses jalan masuk sempit, sehingga kami menggunakan mesin portabel relawan, untuk menyuplai air ke dalam," ungkapnya.
Untuk area yang terbakar Hendra menyebutkan satu bangunan, yang berada di lantai dua. "Dugaannya sementara itu korsleting listrik, tetapi pastinya dalam penyelidikan kepolisian. Sedangkan, penghuninya itu, 1 KK 4 Jiwa," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin