Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat menyampaikan, korban bernama Bonefasius Tematang Keraf (41) pergi ke pesisir Pantai Muara Capuak Blok K 1416 kebun PT TBP untuk mencari ikan sekitar pukul 20.00 WITA.
Korban bersama temannya Yohanis Wuring (46) menggunakan sepeda motor menuju lokasi di pesisir pantai tempat mereka menjaring ikan. Ketika sampai di lokasi, kondisi air sedang pasang ke surut dan mereka masing-masing memasang jaring pada lokasi berbeda. "Jadi korban berdua dengan rekannya, menjaring ikan," ungkapnya, Jumat (29/9/2023).
Setelah beberapa waktu, korban bersama rekannya mengangkat jaring-jaring ikan miliknya untuk melihat hasil tangkapan. "Karena air juga mulai surut," ujarnya.
Kemudian, sekitar pukul 23.00 WITA, terdengar suara teriakan nyaring minta tolong dari jarak sekitar 300 meter dari tempat Yohanis berdiri. Mendengar suara teriakan, rekan korban bergegas menuju lokasi untuk melihat korban. Namun, korban sudah tidak terlihat dan meninggalkan senter serta topi milik korban.
"Korban sudah tidak ada, yang tertinggal cuman senter dan topi korban dan jarak korban dan rekannya pada saat itu lumayan jauh, ditambah kondisi gelap (malam hari) penerangan hanya senter," ujarnya.
Setelah itu, rekannya berusaha mencari korban dan tidak menemukan. Rekannya itu pun langsung melaporkan ke Ketua RT 06 Kampung Capuak untuk melaporkan kejadian tersebut.
Pihak keluarga yang mengetahui hal tersebut, langsung melakukan pencarian di lokasi korban hilang dan dibantu oleh warga setempat. "Setelah mendapat laporan, ketua RT langsung menginformasikan ke aparat Kampung Capuak untuk dilaporkan ke petugas terkait," imbuhnya.
Saat proses pencarian berlangsung, keluarga dan warga sempat melihat korban dibawa timbul tenggelam oleh buaya. Korban akhirnya berhasil ditemukan di sekitaran aliran Sungai Capuak sekitar pukul 11.45 WITA pada Jumat (29/9/2023) dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi bagian badan bawah perut ke bawah sudah utuh dan terdapat luka robek di bagian punggung korban.
"Sementara korban sudah dibawa oleh warga kampung bersama petugas Polsek setempat ke rumah duka," tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin