Ibu dari remaja yang melahirkan alias nenek si bayi berjenis kelamin perempuan mengaku mendapatkan bisikan dari si bayi tersebut dengan kalimat “tolong saya”.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Izdiharuddin Faris saat dikonfirmasi Rabu (13/9/2023) hari ini. "Pernyataan nenek si bayi, dia mendapatkan bisikan dari cucunya yang bilang “tolong saya”, itu kata neneknya," ujar Ary.
Mendengar bisikan itu, si nenek langsung mengambil selimut dan kain sarung dan dibalutkan ke bayi tersebut. "Dibalut pakai selimut, terus diikatkan dengan kain sarung dibadannya, dia pergi naik motor ke rumah sakit, sedangkan anaknya yang baru melahirkan itu ditinggal di rumah. Setelah itu baru dia memberikan pertolongan kepada anaknya," papar Ary.
Sang ibu sendiri baru mengetahui anaknya tersebut mengandung 9 bulan setelah melahirkan sendiri di kamar mandi. "Ibunya mendengar suara teriakan dan tangisan bayi, kemudian langsung mengecek ke kamar mandi. Saat diketok-ketok tidak dibuka, tetapi setelah beberap lama, dibuka dan melihat anaknya itu berdiri gemetaran dan bayi menangis serta berlumuran darah," jelasnya.
Kuat dugaan ibu bayi menyayat leher anaknya itu, lantaran bingung dan ketakutan. "Dia takut dan bingung, kan dia masih sekolah," sebutnya.
Dari pengakuan kedua orangtua ibu si bayi pun, mereka tidak mengetahui anaknya itu hamil. "Selama 9 bulan anaknya hamil orangtuanya tidak tahu. Tetapi, memang sebelum melahirkan, ibunya sempat menanyakan kenapa kakinya bengkak, kami sakit apa, tetapi ya begitu saja," ucap Ary.
Padahal pengakuan sang ibu setiap hari dia mengantarkan anaknya sekolah, tetapi tak curiga dengan perubahan fisik sang anak. "Mereka bilang sama sekali tidak tahu," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Selasa (12/9/2023) kemarin beredar di media sosial (medsos), menyebutkan bayi baru lahir disayat menggunakan benda tajam oleh ibu kandungnya yang baru berusia 15 tahun di kawasan Samarinda Seberang. Si bayi dan ibunya sudah mendapat perawatan di rumah sakit dan kondisinya dikabarkan sudah membaik.
Editor: Aspian Nur