Seperti diketahui, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 04.30 WITA di kawasan permukiman warga yang cukup padat disaat sebagian besar warga masih terlelap tidur. "Saat itu ada seorang warga yang mengetuk pintu rumah dan mengatakan melihat asap di rumah warga bernama Yudi," kata Ketua RT 23 Kelurahan Melayu, Wahidin Noor.
Asap putih tersebut lama kelamaan berubah menjadi hitam dan terlihat api yang semakin membesar. Pemilik rumah yang baru menyadari rumahnya terbakar saat membuka pintu kamar sempat mengeluarkan beberapa barang berharga. "Pemilik rumah sempat mengeluarkan sebagian barang penting seperti kendaraan, surat-surat dan beberapa pakaian. Namun barang lainnya sudah tidak bisa karena api cepat membesar," bebernya.
Warga bersama petugas pemadam yang datang ke lokasi kejadian langsung berupaya memadamkan api. Turut membantu dalam upaya pemadaman api ini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar yang mengerahkan anggota dan unit pemadam.
"Kita turut membantu agar api bisa segera padam, tidak hanya BPBD, ada juga dari Satpol PP dan relawan Balakarcana yang berjumlah sekitar 40 orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Fida Hurasani.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini dan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik.
Editor: Maruly Zainuddin