Suami istri tersebut yaitu Soedaryatno alias Koko yang berusia 47 tahun dan Febriani Andani berusia 29 tahun ditangkap setelah Polresta Samarinda melakukan penyelidikan.
Semua berawal dari penangkapan terhadap pria Bernama Wewen Widianto. Pria berusia 46 tahun itu diringkus di parkiran hotel Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (17/5/2023) pekan lalu. Wewen ditangkap bersama barang bukti 11 poket sabu-sabu seberat 18,65 gram bruto.
Dari informasi Wewen diketahui barang tersebut berasal dari Koko. Dari hasil penyelidikan petugas berhasil membekuk Koko bersama istrinya di parkiran hotel kawasan Lambung Mangkurat pukul 02.00 WITA dini hari karena diketahui keduanya menginap di hotel tersebut.
"Dia (Koko) menginap di hotel itu dan kami amankan saat di parkiran hotel bersama istrinya," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Ricky Ricardo Sibarani saat dikonfirmasi Senin (22/5/2023) hari ini.
Dari keduanya petugas mengamankan barang bukti satu poket sabu-sabu dengan berat 1,35 gram bruto dari kantong sebelah kanan milik Febriani serta serta sendok penakar di dalam sebuah dompet.
Polisi juga menemukan uang tunai Rp13.950.000 Juta dari kantong celana sebelah kiri istri dari Koko tersebut, yang diduga hasil penjualan sabu-sabu. Termasuk satu unit handphone dari tangan Soedaryatno. "Jadi, sabu-sabu dan uang tunai itu, yang ada pada istrinya milik Koko, itu dititipkan," terangnya.
Untuk peran Koko disebutkan Ricky merupakan penjual sabu-sabu dan datang untuk berjualan dibantu dengan istrinya. "Jualan disini, bisnisnya sudah sekitar setahunan di Bontang," ungkapnya.
Perpoketnya Koko biasanya menjual dengan harga Rp1 juta per gram. "Kalau biasanya dia ngaku jual Rp1 juta, itu per satu gramnya. Saat diamankan dia menginap bukan transaksi, tetapi kami temukan barang bukti poketan sabu-sabu," bebernya.
Diduga setelah jualan sabu-sabu di Bontang, Koko dan istrinya ingin merambah ke Samarinda. "Kemungkinan dia ini ingin mencari peluang disini. Jadi, disini dia jalan-jalan sambil jualan," tutup Ricky.
Editor: Aspian Nur