Yunita, Manager Produk kecantikan itu mengaku, akun media sosial yang selama ini digunakan untuk kampanye produknya itu digunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab dengan modus berpura-pura menjadi admin, lalu meminta sejumlah uang kepada para pelanggan yang hendak membeli produknya.
"Jadi, pelaku ini menghubungi korban (calon pembeli), dengan mengaku sebagai admin," katan Yunita, saat ditemui di Polresta Samarinda usai melayangkan laporan Senin (3/4/2023) kemarin.
Kemudian, setelah korbannya percaya, pelaku ini meminta pelanggannya untuk mentransfer sejumlah uang, ke rekening atas nama Yuliansyah Effendi.
"Saat ditransfer, ternyata barang tidak sampai, sehingga mereka (korban) ini menagih ke kami," sebutnya.
Hal ini pun baru diketahui pada Minggu (26/3/2023) lalu. Sehingga, pihaknya pun melaporkan ke Polresta Samarinda untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Kami menduga pelaku ini orang internal kami. Karena akun kami kam dikelola oleh empat admin," terangnya.
Meski tak ada kerugian material yang dialami, tetapi pihaknya hanya ingin memperbaiki nama baik produknya tersebut.
"Jelas ini merugikan ya, nama kami jadi jelek dimata pelanggan, makanya lapor ke polisi. Dan berharap nantinya tidak ada korban lagi," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Reskrim Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan dirinya belum memonitor terkait perkara tersebut.
"Belum monitor, coba nanti saya cek dulu ya," singkatnya.
Editor: Rusdianto