Baik relawan maupun warga, punya tujuan yang sama. Mencari keberadaan Toriq. Bocah berusia 8 tahun yang diduga hilang saat bermain bola di tengah guyuran hujan di Kota Samarinda Senin (6/3/2023) kemarin.
Hujan deras menyebabkan genangan air di dalam Jalan Pasundan, Gang Cempaka, RT.29, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu. Hal ini pun membuat parit tak terlihat, akibat genangan tersebut. Nahas, Toriq diduga terjatuh ke parit saat bermain, dan dinyatakan hilang.
Penyisiran sendiri dilakukan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) titik korban terjatuh, hingga ke depan Kantor Cabang Bank BTN Kota Samarinda.
Sebagai pengaman, relawan dan warga yang membantu menggunakan seutas tali tambang ukuran sedang, yang diikatkan ke pinggang dan kemudian masuk ke dalam parit untuk menyisir.
"Kami menyisir ke dalam parit, jadi memang ada dua cabang saluran, yang satu itu sempit dan satu lagi lebar. Semua kami sisir kemungkinan korban ini terbawa arus," ungkap salah satu relawan RTS, Dedy Putra saat ditemui di sela-sela pencarian.
Lanjut kata Dedy dari hasil penelusuran yang dilakukan di hari kedua tersebut, pihaknya hanya menemukan banyaknya tumpukan sampah-sampah, serta pipa-pipa saluran air.
"Kami hanya menemukan sampah-sampah saja, tetapi upaya penyisiran masih terus dilakukan, ya sapa tahu masih ada yang luput dari pencarian yang kami lakukan, mudahan korban bisa segera ditemukan," pungkasnya.
Tak hanya penyisiran tim SAR gabungan juga melakukan upaya pencarian dengan, penyisiran di Sungai Mahakam, pasalnya saluran parit tersebut bermuara ke sungai.
Editor: Rusdianto