“Kami sedang patroli dan melihat ada kepulan asap hitam keluar dari toko servis kompor gas. Kami langsung mendatangi toko itu dan kebetulan tidak dikunci, pas masuk api sudah menjalar dari dinding ke plafon," ujar Sarjono kepada Korankaltim.com.
Bersama warga sekitar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas itu melakukan upaya pemadaman menggunakan alat seadanya. "Kami sama warga langsung memadamkan api, Alhamdulillah api tidak menyebar dan bisa ditangani," ujar Sarjono lagi.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Heri Suhendra mengatakan laporan sampai kepada mereka sekitar pukul 13.40 WITA terkait kebakaran di Jalan Raudah tersebut.
"Saat kami tiba api sudah mulai padam, karena warga bergotong royong memadamkan api. Tapi kami tetap melakukan penyemprotan, memastikan tidak ada percikan api," ujar Heri.
Area yang terbakar disebutkannya dinding dan plafon. "Tdak habis terbakar, satu ruangan saja," imbuhnya.
Mengenai penyebab kebakaran dugaan sementara korsleting listrik, karena banyak peralatan-peralatan kelistrikan. "Untuk pastinya masih diselidiki pihak kepolisian," tutup Heri.
Editor: Aspian Nur