Personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Samarinda dibantu relawan berupaya untuk memadamkan kobaran api di tengah tiupan angin yang kencang.
Menurut keterangan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja Disdamkar Kota Samarinda, Teguh Sulistiono kepada Korankaltim.com mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kebakaran di Jalan Rajawali Dalam dari masyarakat pada pukul 10.30 WITA.
Teguh menerangkan, belum bisa memberikan penjelasan terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Untuk sementara penyebab sumber api, kami masih menunggu hasil penyidikan dari pihak yang berwajib, dan nanti akan kami informasikan kembali," katanya.
Dalam pemadaman kebakaran tersebut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda menurunkan personel dari 7 posko yang ada di Samarinda.
Teguh juga menjelaskan, dalam proses pemadaman kobaran api mampu dikuasai petugas dalam kurun waktu sekitar satu setengah jam.
"Untuk kendala kami dalam proses pemadaman yang terjadi di sini kurangnya titik air serta banyaknya masyarakat yang menonton," ungkapnya.
Ia juga mendapatkan laporan, bahwa di salah satu rumah yang terbakar ada menyimpan kembang api, dan hal ini tentu dapat membahayakan dalam proses pemadaman.
Teguh mengimbau kepada masyarakat, apabila terjadi kebakaran untuk diberikan jalan bagi petugas pemadaman kebakaran, dan jangan sampai menghalang-halangi petugas dalam proses pemadaman.
Penulis : Rahmat Surya
Editor : Rusdi