Peristiwa berdarah itu terjadi di depan toko Suryadi pada Sabtu (3/12/2022) sore kemarin sekitar pukul 16.00 WITA di RT 14 Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.
Immanuel, saksi kejadian tersebut kepada Korankaltim.om menjelaskan, dirinya mendengar suara teriakan dan melihat Suryadi sempat mengejar Rahmad namun tiba-tiba terjatuh.
"Saya tahunya dengar suara teriakan, pas saya datang korban mengejar pelaku, setelah itu dia terjatuh.Pelaku pegang pisau sudah berlumuran darah, sajamnya jenis sangkur," ujar Immanuel.
Rahmad sendiri menurut Immanuel memang sering terlihat di kawasan tersebut untuk membeli alkohol.
"Sering kesini (RT 14) dia beli alcohol. Pernah juga dia mau beli alkohol di warung tapi karena tidak dijual penjualnya ibu-ibu malah diludahi,” ungkap Immanuel.
Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto saat dikonfirmasi sudah melakukan penangkapan terhadap Rahmad Gunawan setelah awalnya mendapat informasi peristiwa berdarah tersebut.
"Kami membentuk tim, membagi tugas mengecek ke lokasi dan rumah sakit. Di rumah sakit korban sudah meninggal dunia akibat luka tusukan di dada sebelah kiri," ujar Noor Dhianto.
"Hasil olah TKP dan keterangan sementara ada petunjuk, siapa pelakunya. Sekitar jam setengah enam petang kami berhasil mengamankan pelaku dikediamannya di Jalan Teluk Kedondong RT 22 Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, bersama dengan barang bukti," paparnya.
Untuk selanjutnya polisi masih mendalami penyebab pasti dari motif pembunuhan tersebut. "Kalau dugaan sementara tidak terima ditegur tetapi ini masih kami dalami lagi penyebab terjadinya perbuatan kekerasan itu," pungkas Noor Dhianto.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur