Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Anton mengatakan jika insiden ini bermula ketika sopir bus KT 7192 BU Indra Wardhana (35) ayah dari Azzahra (korban), sedang mengemudi, sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ayah korban membunyikan klakson, karena pelaku berada di tengah jalan dan membuat keduanya (pelaku) terkejut.
Hal itu membuat para pelaku langsung berteriak, sambil memukul badan bus, dan ayah korban pun langsung memarkirkan busnya itu dan turun, untuk menanyakan maksud dari kedua pelaku itu.
Tetapi, malah justru terjadi cekcok atau adu mulut antara pelaku dan ayah korban. Setelah, pelaku memanggil rekannya hingga terjadi pengrusakan. Yang mana satu pelaku yakni M Heru (36) melemparkan kursi plastik ke kaca depan bus, sedangkan satunya Rahmadani (28) melemparkan papan ulin ke jendela kaca sebelah kiri bus hingga pecah, dimana bocah 7 tahun tersebut duduk dan mengenai dahi sebelah kirinya.
"Setelah kejadian itu, ayah korban (sopir bus) langsung meninggalkan pelaku, karena melihat anaknya sudah terluka. Dan membawa ke RSUD I.A.Moeis, untuk diberikan perawatan," tuturnya.
Karena tak terima orang tua korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Seberang untuk diproses lebih lanjut.
"Setelah kami mendapatkan laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi di TKP," ujarnya.
Hingga akhirnya, petugas pun berhasil mendapatkan identitas kedua pelaku, pada saat itu juga, bersama dengan barang bukti. "Kedua pelaku kami amankan saat itu juga, tidak jauh dari TKP, bersama barang bukti," sebutnya.
Lanjut perwira satu melati itu, jika pelaku ini sehari-harinya mengamen dan tidak memiliki tempat tinggal. "Bisa dibilang juga ini mereka anak pank gitu," imbuhnya.
Anton sapaannya menambahkan, jika bus tersebut diambil oleh ayah korban di workshop kawasan Jalan Damanhuri, untuk dibawa ke Balikpapan untuk diserahkan ke Pertamina.
"Jadi, dia ambil bus, kemudian jemput anak istrinya di tempat mertuanya, untuk diantarkan ke rumahnya di Harapan Baru," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Rusdi