"Jadi ada pemancing di sana, lalu senar pemancing nyangkut baju kaos warna hitam, setelah ditarik ternyata ada sesosok jasad yang sedang dalam pencarian,"ungkap Serka Heri.
Usai menemukan jasad, para pemancing kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas dan selang beberapa saat dilakukan evakuasi oleh Tim Sar Gabungan."Sebelumnya jasad diikat tali agar tidak hanyut tersapu ombak, untuk menunggu Tim Sar,"ujarnya.
Terpisah Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kota menambahkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Oleh tim sar gabungan kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kaltim, nama Korban Raihan umur 16 tahun,"sebutnya.
Dia menambahkan dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ditutup."Dengan selesainya operasi SAR kami berterimakasih kepada seluruh unsur atas dukungan kerjasama baik itu TNI AL, Polair Shabar Polda Kaltim, Brimob, BPBD serta relawan,"tandasnya.
Diberitakan sebelumnya Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Balikpapan kembali menelan korban jiwa. Seorang pengunjung pantai bernama Iwan Setiawan warga Jalan AMD KM 5,5 Balikpapan Utara dinyatakan meninggal dunia pada Jum'at (18/11/2022) sore.
Satu orang lagi bernama Rayhan Nadif warga Gunung Empat, Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan Barat masih dalam pencarian.
Kepada media ini Kasat Polair Polresta Balikpapan AKP Kasiono menjelaskan peristiwa itu bermula ketika empat pemuda yakni Akhmad Akhil, Nandita, Iwan Setiawan dan Rayhan Nadif sedang berada di Pantai Monpera Balikpapan sekira pukul 15.00 Wita. Tiga pemuda laki-laki berenang dan satu perempuan berada di pinggir pantai.
Selang beberapa saat, tiba-tiba gelombang air tinggi hingga menyeret tiga pemuda itu, beruntung satu Akhmad berhasil selamat. Namun nahas bagi Iwan dan Rayhan yang terseret gelombang hingga ketengah.
Mendapat informasi adanya orang tenggelam, Tim Sar Gabungan kemudian melakukan pencarian dilokasi kejadian.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Rusdi