Dari pengakuan ayah dua anak tersebut jika aksinya itu belum setahun dilakoninya. Meski begitu, ia berhasil menggasak puluhan handphone dari korban-korbannya dengan sasaran para pengguna sabu-sabu.
"Saya tungguin saja dekat loket, setelah keluar saya langsung tanya dari mana, kan pasti dia takut, ini belum ada setahun dan tidak setiap hari juga begitu," katanya saat ditemui di Mapolresta Samarinda, Senin (29/8/2022).
Ia pun mengaku jika aksinya itu terinspirasi dari rekannya yang telah lebih dahulu masuk bui.
"Iya, lihat ada teman yang begitu, tetapi dia sudah masuk (bui) duluan, sekitar setahunan lah. Sehari-harinya saya kerja di bengkel bantu-bantu, ini baru pertama kali melakukan itu, belum pernah masuk (penjara)," sambungnya.
Agus mengaku aksinya ini dilakukan karena kebutuhan hidup dan ia pun memiliki 15 ekor kucing yang harus diberinya makanan.
"Iya, cari makan buat kucing, terus untuk sehari-hari anak dan istri juga, karena penghasilan di bengkel tidak cukup. Tetapi, ya tidak semua handphone-nya saya ambil, kadang juga sabu-sabunya, untuk pakai sendiri," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Maruly Zainuddin