"Kalau misalnya surat keterangan dokter (menyatakan sehat) sudah ada dan bisa dimintai keterangan, baru kami mintai keterangannya ya," tuturnya, Rabu (3/7/2022).
Kapolresta yakin yang bersangkutan tak akan melarikan diri. "Tidak akan, kan alamatnya sudah jelas, ada keluarganya. Intinya tunggu si pengemudi sehat baru dimintai keterangan dan proses masih berjalan sesuai prosedur," tandasnya.
Sementara Sulistiani, istri almarhum Safruddin Sarwani (57) yang tewas dalam insiden kecelakaan itu turut membenarkan jika pengemudi mobil belum diperiksa karena alasan kesehatan.
Wanita 55 tahun tersebut mengungkapkan jika pihak pelaku meminta agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Namun dalam pertemuan mediasi pada Selasa (2/8/2022) malam tadi di Polsek Samarinda Kota, pengemudi tak hadir.
"Ceritanya tadi malam mau mediasi, kekeluargaan begitu, ya ternyata sopir ini melalaikan, padahal sudak saya beri waktu seminggu untuk menyelesaikan tanggung jawabnya terhadap almarhum. Pada kenyataannya mereka hanya janji-janji saja, makanya saya putuskan tempuh jalur hukum," bebernya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah