"Saya lagi cek tali kapal dan mencium bau busuk, saya kira bangkai binatang, pas saya lihat ternyata potongan tangan," kata Lukman kepada Korankaltim.com sore tadi di pelabuhan Samarinda.
Setelah melihat potongan tangan tersebut, pria 40 tahun ini pun langsung melaporkan ke sekuriti pelabuhan menginformaikan ke Polsek Kawasan Pelabuhan (KP).
Setelahnya, KP berkoordinasi ke Unit Inafis Polresta Samarinda Satreskrim Polresta Samarinda untuk melakukan pengecekan terhadap potongan tangan bagian kiri yang sebagian kulitnya sudah mengelupas dan tersisa tulang itu.
Petugas Polsek KP dan Unit Inafis pun melakukan evakuasi setibanya di lokasi penemuan menghebohkan itu.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Harry Cahyadi mengakui adanya penemuan bagian tubuh manusia itu.
"Informasinya ada penemuan potongan tangan disela-sela kapal yang sedang bongkar muat CPO," jelas Harry.
"Dari pemeriksaan awal potongan tangan itu bagian sebelah kiri dan milik orang yang sudah berusia sekitar 17 tahun, tetapi untuk jenis kelamin belum tahu," imbuhnya.
Polisi akan berkoordinasi dengan Polsek KP untuk melakukan indentifikasi dengan sidik jari.
"Setelah ada identitas kami akan koordinasi dengan pihak keluarga yang memiliki potongan tangan itu," imbuhnya.
Harry tak bisa memastikan apakah potongan tangan itu putus akibat senjata tajam atau hal lain. “Belum tahu, tetapi kalau dilihat memang seperti terpotong karena senjata tajam," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur