Aksi nekat Habibi meminta uang dengan mengaku sebagai petugas Disdamkar ketahuan saat beraksi di kawasan Sindang Sari, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan.
Diketahui kalau selama ini pria berkacamata itu menyasar relawan serta para lurah untuk dimintai uang.
Kepada petugas, Habibi mengaku terpaksa melakukan aksi penipuan untuk memenuhi keperluan sehari-hari dan biaya pulang ke Jawa serta menjenguk sang istri di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Kalau diberi uang nominalnya bervarisi, mulai Rp50 ribu sampai Rp400 ribu. Sudah ada tiga lurah yang saya minta sumbangan," ujar Habibi kepada Korankaltim.com siang tadi.
Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan jika perbuatan Habibi sangat merugikan dan mencemarkan nama baik Damkar.
"Kami menyerahkan saja ke pihak kepolisian, paling tidak ada efek jera saja, diamankan selama 1x24 jam, tetapi kalau memang banyak korbannya yang melapor bisa saja di proses," ujar Hendra.
"Dia hanya pakai baju biru, tidak lengkap dengan atribut Damkar, hanya catut nama saja saat minta uang mengatasnamakan Posko 1," imbuhnya.
Habibi disebutnya hanya mencatut nama Damkar serta satuan relawan yang ada di Kota Tepian tetapi tidak memaksa dan mematok nominal.
"Alasannya kepada orang yang dimintai uang untuk pulang ke Banjarmasin, padahal tidak pulang juga, jadi itu modus saja," ungkap Hendra
Hendra menyebut Habibi memang kerap melakukan hal tersebut bahkan sempat mendatangi kediamannya. "Dia sempat datang ke rumah saya, tetapi saya tidak ada hanya istri saya, intinya dia minta uang mau ke Banjarmasin," jelas Hendra.
Belakangan diketahui Hendra kalau Habibi pernah menjadi pegawai honorer di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Samarinda.
"Tetapi dipecat karena jual laptop kantor. Ini pelajaran saja agar dia tidak mengulangi perbuatannya itu. Intinya, kami tetap memberikan sanksi sosial dengan memposting fotonya, supaya tidak ada yang tertipu, kalau masih melakukan pasti ditangkap," tegas Hendra.
Sementara Kapolsek Samarinda Kota AKP Jajat Sudrajat menyebut kalau Habibi sudah diamankan di mako. "Sudah diamankan dan saat ini masih kami proses dulu, tunggu korban melapor," kata Jajat.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur