Ketua RT 25 Syaiful mengatakan terkait adanya tumpukan jiriken, drum, serta tandon solar, ia tak mengetahui aktivitas tersebut.
"Ya, saya kurang jelas juga itu apa ya, kalau asal api dari situ tidak tahu, karena baru datang juga. Untuk pemilik rumah itu yang saya tahu Muji dan dia ini buka warung makan," katanya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan pasca mendapatkan laporan, posko terdekat langsung dikerahkan, dengan dibantu PMK dan relawan. "Iya ini kebakaran di penumpukan solar," ujarnya.
Terkait dengan dugaanya, Hendra menyebutkan tak mengetahui pasti, tetapi informasi di lapangan asal api dari tempat penumpukan solar.
"Kami belum tahu pasti penyebabnya, ini menunggu penyelidikan dari kepolisian. Sedangkan bangunan yang terbakar sementara ada lima rumah," terangnya.
Upaya pemadaman sendiri Hendra menyebutkan kurang lebih satu jam. "Waktu pemadaman kurang lebih satu jam, tidak ada kendala, akses lebar dan sumber air juga banyak, karena di pinggir sungai," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah