"Iya kami sudah melakukan pemeriksaan saksi ahli, setelah itu nanti akan kami gelarkan, terkait penetapan tersangkanya," singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, Hairunnisa yang merupakan pegawai KKP Samarinda tengah bertugas bersama dengan rekannya bernama Santi, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anak buah kapal (ABK), Jumat (3/6/2022) lalu.
Nah, saat speedboat yang ditumpangi korban dan rekannya mengarah ke kawasan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), kemudian dari arah dermaga Pasar Pagi datang speedboat lain, yang berencana akan tambat, tanpa ada penumpang dan hanya motoris dan helper.
Tiba-tiba, dengan kecepatan tinggi langsung menabrak speedboat yang ditumpangi korban, hingga menyebabkan korban terlempar dan meninggal akibat benturan. Sementara satu korban lainnya mengalami syok.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah