Dari informasi ini polisi langsung melakukan penyelidikan terkait kebenarannya dan dilakukanlah strategi under cover buy alias berpura-pura menjadi pembeli dengan menghubungi akun medsos yaitu Facebook DM yang diberi nama Ashila Smd, setelahnya berlanjut berkomunikasi via WhatsApp.
"Setelah sepakat, dilakukan COD (cash on delivery), barang diantar kurir HB Racik Inces. Saat kami cek ternyata benar handbody itu tidak memiliki izin jual atau produksi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dalam rilis kepada media Selasa (24/5/2022) hari ini.
"Anggota kami langsung mendatangi kediaman pelaku yang jadi tempat produksi handbody itu di kawasan Bengkuring," imbuhnya.
DM langsung diamankan bersama barang bukti yang digunakan untuk meracik kosmetik jenis body lotion tersebut.
Keterangan dari DM, dirinya memproduksi hand body tersebut sejak November 2021 lalu. "Dia mulai produksinya dari November, belum ada setahun," jelas Ary lagi.
Barang bukti yang diamankan diantaranya baskom berisi adonan racikan, 72 cup HB Racik Inces 200g, 8 cup HB Racik Inces 500g,
10 cup HB Racik Inces 200g yang sudah terpasang bubble wrap warna hitam, 15 botol Facial Soap Merk Tabita Glow, 9 botol Smooth Lotion Merk Tabita Glow, 6 pcs Night Cream Merk Tabita Glow, 8 pcs Daily Cream Merk Tabita Glow, 5 botol Body Lotion Merk Aulia 600 ml, 22 botol handbody lotion Merk Lovely 200ml, 6 botol Hand Body Lotion Merk Marina 460ml, 120 botol Bibit Pemutih Merk SYB 100ml, 15 buah Tas Plastik Tabita Skin Care, 20 buah Paper Bag Tabita Skin Care, 1 roll Bubble Wrap warna hitam, 1 buah Sutil Kayu dan dua unit handphone.
"Ini semua bahan yang digunakan untuk meracik, menjadi handbody," papar Ary.
Atas perbutannya DM dijerat dengan Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat 1 dan 2 / paragraf 11 Pasal 60 Undang-Undang Republik Indonesia / Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja / dan Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayat 1 huruf A atau G dan J / Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 / tentang perlindungan konsumen.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur