Hajrianoor menjelaskan jelang berakhirnya semester pertama ini capaian realisasi anggaran di lingkungan Kemenkumham Kaltimtara masih tergolong rendah.
"Hal ini terlihat masih terdapatnya beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang capaian realisasi anggarannya di bawah 30 persen," ujarnya.
Selain itu, Hajrianoor juga menyampaikan tentang persiapan seluruh UPT Pemasyarakatan dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2022.
Selanjutnya setelah penyampaian pengarahan tersebut, Jumadi langsung memimpin jalannya monev Pemasyarakatan ini dengan melakukan absensi satu persatu kepala UPT Pemasyarakatan se-Kalimantan Timur Utara sekaligus mendengarkan paparan singkat kegiatan dan capaian pelaksanaan anggaran di masing-masing UPT tersebut.
Kegiatan yang dipandu langsung melalui media Center Divisi Pemasyarakatan ini, Jumadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian kinerja khususnya selama bulan Ramadan dan Idulfitri.
"Kondusifitas yang sudah terbangun ini tolong dijaga dan dipertahankan. Jagalah marwah Pemasyarakatan dan mari bersama-sama wujudkan program Pemasyarakatan maju dan back to basics," harap Jumadi.
Kalapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto menyampaikan bahwa dalam capaian anggaran Lapas Kelas II A Tenggarong mencapai 34 persen menjelang berakhirnya semester pertama ini.
"Alhamdulillah selama bulan Ramadan dan Idulfitri kondisi lapas Tenggarong dalam keadaan aman," terangnya.
Agus Dwirijanto juga menegaskan seluruh jajarannya senantiasa melakukan kegiatan deteksi dini dalam rentang waktu terjadwal langsung ke kamar-kamar hunian WBP.
"Pentingnya melakukan razia berkala langsung ke kamar-kamar hunian untuk upaya deteksi dini," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah