Satlantas Polresta Samarinda akan terus fokus untuk memberantas aksi kebut-kebutan di jalan selama bulan Ramadan ini karena selain membahayakan diri sendiri juga pengendara lainnya.
Rabu (13/4/2022) subuh tadi, petugas kembali mengamankan 18 unit sepeda motor di kawasan Jalan PM Noor dimana rata-rata pelaku adalah anak dibawah umur.
Hal ini diungkapkan Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo menjelaskan hal ini kepada Korankaltim.com siang tadi.
"Saat ini kami memang fokus untuk menindak balapan liar dan sudah mengamankan 89 sepeda motor yang digunakan remaja tersebut untuk balapan liar karena sangat membahayakan baik pelaku itu sendiri maupun pengendara lain yang melintas," ujar Gulo.
Sepeda motor yang dimankan diberikan sanksi tilang dan ditahan hingga usai Lebaran.
"Kami tahan sampai Lebaran, kalau mau diambil mereka harus bawa STNK dan BPKB, terpenting didampingi orangtuanya, karena mereka kan rata-rata dibawah umur," paparnya.
Disinggung mengenai aksi balapan liar yang ada dihampir setiap titik di Kota Tepian, ditegaskan Gulo itu jadi focus mereka untuk ditangani.
"Mereka jangan coba-coba cari lokasi balapan lain karena terus kami pantau di titik yang memang rawan. Ke depannya, terus dilakukan penindakan seperti ini," tutup Gulo.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur