Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ari Fadli melalui Kasat Samapta Kompol Ahmad Abdullah menjelaskan sasumata itu berbentuk tongkat panjang kemudian pada ujungnya terdapat besi setengah lingkaran.
"Alat ini berguna untuk menahan, menangkis serta menjatuhkan serangan tunggal sehingga jarak kita terhadap pelaku penyerangan dalam jarak aman," ucapnya Kamis (10/3/2022).
Selain tongkat dengan besi setengah lingkaran ada pula tongkat panjang dengan dilengkapi jaring berguna untuk memperlambat pergerakan dari ancaman pelaku.
Alat itu nantinya akan digunakan oleh pihaknya ketika di terdapat seseorang yang nekat membuat kegaduhan di Mako Polresta Samarinda agar anggota Polri bisa melakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan pelaku kejahatan. "Tanpa melakukan penembakan. Jadi jika pelaku berhasil ditangkap maka kita akan bisa mengembangkan motifnya," jelasnya.
Lebih rinci bagian atas dari sasumata dengan berbahan dasar besi berbentuk setengah lingkaran bermanfaat menangkap bagian leher, lengan, kaki, atau sendi pada pelaku kemudian panjang dari tongkat sekira 2 meter untuk menjaga jarak aman.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah