Warga terkejut dan langsung berdatangan ke lokasi kejadian kecelakaan. Saat tiba di lokasi terlihat dua pemotor sudah terkapar bersimbah darah dan tak sadarkan diri di tengah jalan.
"Iya, saya lihat sudah tergelatak, satu diantara mereka masih mengenakan seragam sekolah," ungkap salah satu relawan Bayur, Hendra yang berada di lokasi kejadian kepada Korankaltim.com sore tadi.
Sepeda motor merek Honda Vario KT 3916 BAA warna putih dan Suzuki Satria FU KT 5651 PJ warna hitam, mengalami ringsek parah akibat benturan keras.
Kedua pengendara langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan namun keduanya tak terselamatkan dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka berat di kepala.
"Saya juga gak tahu kronologisnya gimana, dari arah mana, karena kejadiaannya cepat, saya tahunya pas mereka sudah tergelatak," ujar Hendra lagi.
Sementara Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto melalui Kanit Laka Iptu Henny Merdikawati saat dikonfirmasi mengatakan mereka langsung menuju lokasi kejadian begitu menerima informasi tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor Honda Vario KT 3916 BAA yang dikendarai Asnan yang berusia 18 tahun dari arah Perum Bengkuring hendak menuju Bayur, setibanya di TKP dari arah berlawanan datang pengendara Suzuki Satria FU KT 5651 PJ yang dikendarai Arif Riyadi berusia 26 tahun, masuk ke jalur berlawanan, hingga terjadi benturan antara keduanya.
"Keduanya memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dan Suzuki Satria FU masuk ke jalur berlawan membuat benturan tidak terhidarkan," sebut Henny.
Pasca kejadian keduanya tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke rumah sakit, tetapi dalam perjalanan meninggal dunia. "Mengalami luka parah di kepalanya," sebut Henny.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur