Bermula saat ibu dari korban yang ada di Makassar menghubungi almarhum, tetapi tak ada respon. Kemudian, sang ibu pun langsung menghubungi kakak korban.
Ibu korban ini kemudian meminta kakak korban, untuk mendatangi adiknya tersebut karena setiap ditelepon tak pernah mengangkat, sehingga ibu korban pun curiga terjadi sesuai pada anaknya itu.
Kemudian sekitar pukul 23.30 WITA kakak korban pun mendatangi kediaman adiknya tersebut bersama dengan istrinya.
Setibanya di sana pintu dalam kondisi terkunci dan saat diketuk tidak ada respon, namun jendela kamar terbuka.
"Karena jendela kamarnya terbuka, kakak korban ini masuk melalui jendela dan memanggil korban, tapi tidak ada jawaban," ungkap Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara saat dikonfirmasi Rabu (22/12/2021) hari ini.
"Saat dicek, pintu kamar mandi kok terkunci, kemudian meminta bantuan kepada RT setempat, untuk membukakan pintu kamar mandi tersebut, dengan menggunakan linggis. Saat terbuka korban sudah kaku dengan posisi terlentang tanpa mengenakan pakaian," sambungnya.
Setelah itu kakak korban pun langsung mengecek tubuh korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas luka, kakak korban tersebut mengerti karena seorang dokter.
"Setelah itu, almarhum langsung dibawa ke rumah sakit AWS (kamar jenazah), menggunakan ambulans perumahan. Jadi, keterangan kakak korban ini, adiknya menderita penyakit maag kronis," imbuhnya.
Saat pihak keluarga hendak membawa jenasah tersebut, dokter minta untuk menghubungi pihak kepolisian.
"Karena kakak korban ini berprofesi sebagai dokter, dia paham prosedurnya dan langsung mendatangi Polsek Sungai Kunjang untuk dibuat laporan," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan