Jika pengguna jalan yang terjaring operasi ini belum divaksin, mereka akan diarahkan ke lokasi vaksinasi massal yang telah disiapkan.
“Kalau memang terjaring (razia) dan ternyata belum vaksin, langsung kami arahkan ke gerai vaksin. Operasi ini memang fokus pada pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona.
Upaya itu sebagai langkah dalam mengejar target herd immunity (kekebalan kelompok) di Bumi Tenguyun, julukan Bulungan terlebih herd immunity di kabupaten tersebut belum mencapai target yang telah ditetapkan padahal selama ini pihaknya telah menggelar vaksinasi secara massal melalui gerai yang disebar mulai dari pasar tradisional, warung kopi hingga di sejumlah pelabuhan.
“Sampai saat ini herd immunity belum sampai 70 persen. Kalau sempurnanya kan, itu sampai 100 persen, jadi minimal harus sampai 80 persen itu sudah bagus,” kata Ronaldo.
Atas alasan itu, pihaknya akan menyasar semua pengguna jalan yang belum divaksin untuk divaksin di sentra vaksinasi milik Polres Bulungan. Namun ditegaskannya, kepolisian lebih mengedepankan upaya preventif selama pelaksanaan operasi.
Jajaran kepolisian maupun TNI juga selalu mengimbau masyarakat yang belum vaksin, untuk divaksin di gerai-gerai yang telah disiapkan.
Sasaran dari operasi ini adalah lebih kepada penerapan protokol kesehatan para pengguna jalan dan vaksinasi.
“Ini termasuk inovasi agar masyarakat yang belum vaksin untuk bervaksin. Kami perlu dukungan semua pihak untuk masyarakat kita agar mau vaksin,” sebutnya.
Operasi Zebra Kayan di wilayah hukum Polres Bulungan akan dilakukan secara humanis, ada tindakan represif terbatas seperti teguran dan penilangan.
Namun sebisa mungkin pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berlalulintas yang aman serta mematuhi protokol kesehatan.
“Kami akan ketatkan prokes seperti pakai masker dan memberikan edukasi kepada masyarakat supaya prokesnya jangan kendor,” kata Ronaldo.
Selain penanganan Covid-19, kepolisian dalam operasi itu juga tetap fokus pada kesadaran berlalulintas. Pelanggaran yang terlihat, maka langsung diberikan tindakan tegas terukur.
Operasi kepolisian ini juga sebagai persiapan kondisi jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. “Karena biasanya saat itu, ada peningkatan mobilitas oleh masyarakat terutama saat akhir tahun nanti. Operasi secara chek point pasti ada. Isinya bukan razia saja tapi kembali lagi edukasi,” tutup Ronaldo.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur