"Yang divaksin memang sudah ada, diantaranya di Rutan Grogot dan di LP Anak di Tengarong, sudah hampir semua, kalau lainnya masih sedikit, belum seluruhnya, ya kami berharap bisa segera dapat jatah dari Dinas Kesehatan (Dinkes)," kata Jumadi. "Dari 12 ribuan isi penghuni Lapas di Kaltimtara, baru sekitar 2 ribuan saja yang sudah divaksin," sambungnya.
Kemenkumham juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Lapas maupun Rutan di kabupaten/kota serta gugus tugas Pemda.
"Tetapi, mungkin karena ketersediaan vaksin yang belum ada atau memang masih untuk yang skala prioritas makanya kami menunggu saja dari Dinkes, karena kami kan tidak bisa mengadakan vaksin," jelasnya.
Kemenkumham sudah mendapatkan surat dari Kementerian Kesehatan, jika Lapas dan Rutan, masuk dalam kategori rentan sehingga perlu segera divaksin.
"Iya pasti karena berkumpul dalam satu tempat, ratusan bahkan ribuan orang, makanya kami berharap bisa segera. Karena, terus terang kami juga merasa waswas," ungkap Jumadi.
Pihaknya saat ini masih menunggu dan meminta kepada masing-masing daerah untuk terus melakukan koordinasi agar vaksin bagi warga binaan ini juga bisa menjadi perhatian khusus.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur